Tampilkan postingan dengan label obrolan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obrolan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2010

Warungku, Apotikku, Etalaseku

Jangan bepikir saya sedang buka suatu usaha bisnis sehingga judul yang muncul seperti diatas. Saya hanya sedang menghibur diri saya sendiri karena usaha kami setengah tahun ini lumayan…tidak sia-sia. KENAPA?

Kemarau panjang, panas yang terik di siang hari dan terkadang…tiba-tiba mendung disusul hujan lebat di sore hari…bikin was-was…situasi cuaca yang tak bersahabat...El-Nino, badai Australia, posisi matahari dll jadi tertuduh prakiraan cuaca. Rumah sebagai tempat berlindung paling nyaman pun rasanya seperti sauna di siang hari…atau menjadi porak-poranda karena ada air yang masuk saat hujan lebat apalagi jika ada badai.

Hmhm…kupikir butuh suasana sejuk nih (khususnya mengatasi sauna harian). Tapi dengan keadaan tanah merah, lengket dan liat sekali untuk dicangkul…pesimis dan malas untuk bertanam. Apalagi bekas tanah bangunan tentu kurang subur. Tanahpun kurang krn lahan yang ada hanya sepetak. Jadi mikir, bagaimana bikin tanah ini subur, minimal cari tanah subur/humus tapi dimana?

Jadi ingat sampah sayuran yang masih numpuk di dapur. Iseng-iseng, kucincang dan kutaruh dalam pot-pot yang ada (pot plastik ataupun pot kaleng bekas susu anakku yg sudah kulobangi). Lalu kubiarkan mengering (terjemur di teriknya panas). Tak cukup sekali, tiap hari sisa-sisa sayuran, kupasan-kupasan bumbu-bumbu, buah-buahan atau apapun sampah dari dapur kutaruh sembarangan dalam pot-pot alias tanpa takaran. Asal bukan sampah makanan/sayur basi kemaren saja. Meski sempat kawatir, akan jadi sarang ulat, lalat atau nyamuk…namun ternyata terik panas mengalahkan kekawatiranku. Tak lupa mengisi sedikit tanah atau batu di tiap-tiap pot karena tanah kami tak punya...


Aku ingat, ayahku pernah melakukan proses pembusukan sampah-sampah organic tersebut dalam ember tertutup dengan kran di bawah. Beberapa hari kemudian jika kran dibuka akan keluar cairan yang berguna bagi kesuburan tanah. Tapi jika anda buka apa isi di dalamnya…hihihihi bau sekali dan kadang ulat tumbuh subur di dalamnya. Makanya kulakukan di ruang terbuka karena aku paling males berurusan dengan bau apalagi ulat…hiiii!


Tapi saat itu aku bingung mau nanam apa ya? Sebelum ketemu jawabannya yang pas dengan isi kantong, seminggu kemudian sudah tumbuh kuncup2 tanaman di dalam potku…rimbun sekali dan cantik. Kumpulan biji cabe kriting, cabe rawit dan cabe hijau. Di tanah sebelahnya, tumbuh mangga setinggi 25 cm yang bijinya baru kuletakkan begitu saja 2 mingguan lalu. Biji-biji markisa yang kusebar daun-daunnya juga mulai merambat ke atap lewat tali yang kubuat. Lidah buaya yang hanya satu kini ada berkaleng-kaleng (hanya 7 kali). Krokot, lidah mertua, kaktus yang hampir mati karena tanah liat dan panas siang…kini beranak-pinak.

Wow, saat ini kami khususnya diriku sedang menikmati halaman muka dan belakang rumah kami yang hanya sepetak tapi lumayan rindang untuk melawan terik panas siang hari. Sebagai ekstra pupuk harian, kusiram air bekas cucian beras, air the sisa dan pupuk kandang untuk beberapa bulan sekali (jika sempat beli). Untuk menghindari semut yang bandel kuletakkan kulit-kulit telur di sekeliling atau bahkan di tanamanku. Ogah kali semut sama bau amis…karena usaha ini agak berhasil.


Coba saja lihat taman kami. Sejuk rasanya mata ini jika melihat warna hijau, meski di komplek ataupun sekeliling rumah kami belum tampak hijau.

Selasa, 19 Mei 2009

Belajar Menggunting & Melipat Bagi Balita

Anak pertamaku, Pulung lagi hobi meniru semua yang dilakukan orang-orang disekelilingnya…termasuk ingin menggunting. WADUH, ngeri juga untuk anak 2 tahun pegang gunting. Beruntung temanku, ngenalin gunting untuk anak-anak yang memang tidak tajam tapi bisa nyobek kertas. 

Gunting sudah ada, tapi bahannya mana Ma? Akhirnya kertas-kertas bekas seperti kertas kado, origami, Koran, buku tulis habis jadi perca kecil-kecil. Lalu mulai bentuk beraturan seperti kotak, persegipanjang, segitiga walau dengan bentuk amburadul tapi sudutnya tetap keliatan…he..he..hebat khan anakku 

Lagi-lagi aku beruntung, pas ikutan lomba mewarnai anak-anak, salah satu sponsor Sinar Dunia Creative jualan buku-buku anak salah satunya “Belajar Menggunting & Melipat”. Wah aku borong 1 seri langsung tentu yang seri gampang untuk 3+ tahun. Anakku pun langsung rajin menggunting di rumah… coba saja lihat hasil guntingan anakku…sekarang usianya 3,5 tahun.




Oya, buku-buku “belajar menggunting dan melipat”dari Sinar Dunia Creative banyak serinya seperti Seri Mobil, Kereta Api, Militer, Bunga, dan Bangunan yang bikin anak-anak tertarik dan penasaran. Selain itu ada “Stick & Play” belajar menggunting, menempel, berbahasa dan bercerita, terdiri dari seri Bumi dan Antariksa, Transportasi, Taman Bermain, Binatang, Berkebun… dan mungkin masih banyak lagi seri lainnya.


Bravo deh Sinar Dunia…dan terima kasih sudah kasih materi belajar untuk anakku. Sukses terus!!!

Aksentuasi Tirai

Tirai atau gorden merupakan salah satu komponen interior yang penting karena fungsi-fungsinya seperti pengatur kualitas dan kuantitas cahaya yang masuk dalam ruang, menjaga privasi pemilik rumah dan yang paling menarik adalah membentuk penataan interior lebih indah dan serasi.

Bahan gorden mempunyai jalinan benang yang rapat seperti satin, tenun, belacu, batik, beludru, drill, jins, sutra, sutra sintetis, dll. Sebaiknya bahan yang dipilih berat sehingga ‘jatuhnya’ bagus. Berikut adalah beberapa jenis tirai atau gorden :

Gorden Standar
Bentuk dan pembuatan yang sederhana berupa bahan gorden (kain) yang digantung pada rel dengan alat bantu gelang atau pengait besi S atau angka 8. Jenis gorden ini dibuka dengan cara digeser kekiri atau ke kanan.



Gorden Rel Ganda
Terdapat 2 batang rel penahan diatas dan dibawah jendela. Biasanya kain yang digunakan tipis dan tampak lebih rapi karena tidak mudah tertiup angin.



Gorden Kancing
Gorden ini hampir sama dengan jenis gorden standar hanya kancing gorden tergantung pada rel dengan bantuan pengikat berkancing. Proses buka tutupnya pun kurang lancar karena bahan rel yang digunakan dari kayu, logam dan besi.



Gorden Kedai
Jenis gorden ini hanya menutup jendela sebagian yaitu bagian bawah.Sedangkan bagian atas dibiarkan terbuka. Biasa digunakan di kedai atau café yang bertujuan untuk menghalangi pandangan orang yang lewat tapi masih bisa diintip dari luar, apakah masih ada kursi kosong.



Vitrase

Kain tipis sebagai penahan sorot atau sinar matahari yang masuk ke dalam ruang. Biasanya dipadukan dengan gorden. Bahan yang digunakan tipis dan ringan seperti kain renda, nilon, organsa, organdi, creppe, tile, crushed dengan warna-warna yang cenderung muda dan polos atau minim ornamen.

Bagi yang sedang repot menata ulang interior rumah khususnya jenis dan warna gorden apa yang cocok, baca dulu Buku "1001 Aksentuasi Tirai" tulisan Wieke, Susy, Ully terbitan IDEA books, Mei 2008. Semoga dapat memberi inspirasi anda.

Kamis, 14 Mei 2009

Suasana Cibubur Junction

Suasana di depan Hypermart Cibubur Junction


Suasana di area komersial Hypermart


Tempat Pemberhentian di depan SPBU Terpadu


Tugu Tunas Kelapa seperti landmark
bahwa anda telah masuk kawasan Cibubur.


CIBUBUR JUNCTION

Saat pertama kali lewat ini, ada hal menarik untuk diamati yaitu pergerakan yang searah namun padat dan bermacam-macam aktivitas yang mewarnainya. Mungkin akan bingung untuk bergerak dari satu titik ke titik lain bila anda baru sekali datang kesini, karena dari jarak pandang arah yang dituju terasa dekat tapi jauh.

Secara garis besar, Cibubur Junction adalah area persimpangan jalan yang menghubungkan 4 jalur (Jakarta, Bogor, Depok, Cibubur) namun karena kontur tanah dan fungsi kawasan disekelilingnya yang membuat junction ini menarik dan padat saat dikunjungi orang.

Coba saja liat sketsa peta sirkulasi buatan saya, jalan utama (merah) menghubungkan beberapa kawasan unik seperti taman bunga, jambore, cibubur junction hypermart, SPBU terpadu dan area wisata kuliner maupun komersial lainnya. Selain itu juga mengarahkan pergerakan kendaraan ke Depok, pintu tol Jagorawi (Jakarta-Bogor), Cibubur. Dapat dibayangkan padatnya sirkulasi pada jam-jam dan hari-hari tertentu.

Hal menarik lainnya dilihat dari kontur, jalan utama (merah) bukanlah jalan yang lebar namun menyesuaikan dan cukup untuk 2 jalur kendaraan saat di jembatan kadang 4 lebih saat dekat pemberhentian seperti halte bis. Karena sebagian jalan naik dan berada di atas jalan tol (berupa jembatan), sering orang-orang duduk-duduk dipinggirnya sambil melihat pemandangan disekitarnya khusunya tol? Mungkin karena termasuk sirkulasi padat, hampir tidak ada fasilitas khusus untuk pergerakan orang seperti pedestrian hanya trotoar di depan hypermart saja. Tapi tidak usah bingung 2 titik bus stop selalu dilewati angkutan umum termasuk taksi.

Aktivitas lain yang sering saya amati, junction adalah kawasan titik temu. Maksud saya, junction sering dipergunakan orang untuk meeting baik para pelancong maupun bussineesman. Karena memang letak yang strategis, pencapaian dari Jakarta, Bogor maupun Bandung serta banyak infrastruktur yang mendukung seperti area parkir yang memadai, restoran cepat saji, maupun area wisata lainnya termasuk dekat pintu tol. Menarik bukan?

Biar tidak penasaran datang dan nikmati suasana Cibubur Junction atau liat hasil jepretan saya saja. Saya baru menikmati kawasan ini 1 bulan lamanya.

Rabu, 29 April 2009

Susu Kedelai Bagiku

Awalnya saya minum bila berjumpa dengan susu ini, namun lama-lama jadi ketagihan. Apalagi saat saya jatuh sakit, pusing hampir tiap hari serasa mau muntah, tangan dan kaki sering kesemutan…mata rabun…..alhasil katanya gula darah saya naik.

Seorang teman menganjurkan saya untuk buat susu kedelai sendiri tanpa gula dan diminum selayaknya seperti minum air putih tiap hari….khasiatnya WOW!

Awalnya memang mau muntah dengan susu buatan sendiri (hi..hi..hi) karena kental dan tanpa pemanis…tapi seminggu kemudian dan berangsur-angsur, sakit kepala mereda. Dan sekarang sayapun mengkonsumsi susu kedelai made in sendiri untuk jaga badan. Bahkan suami, ortu, mertua dan rekan-rekan kerja suami dan mertuaku pada ketagihan dengan buatanku.

Nah, untuk yang ingin tahu cara buatnya silahkan baca resepnya! Bagus lho untuk terapi kesehatan badan. Selamat mencoba!